Selasa, 25 September 2012

MALAM TAMPA GELAP


Ditulis oleh tie

          Sebuah detik waktu membngunkan aku dalam sebuah tidur yang terlelap, tidak semua malam harus dimaknai dengan makna yang indah. Kadang harus diakhiri oleh sebuah mimpi buruk. Sesaat hanya jejak sunyi yang menghimpitku dalam pejaman mata yang silau akan bayangan masa lalu. Masa dimana sebagian orang menganggapnya sebagai bagian yang harus dilupakan. Mungkin aku yang termasuk bagian tersebut, walaupun aku tahu kalau sekarang adalah bagian impian masa lalu yang tidak terlepas dari sebuah harapan – harapan

Jumat, 21 September 2012

Catatan sisa di akhir kuliah

Bulan ini, aku genapkan statusku menjadi anak kuliahan dan separuh waktu kedepan akan kulalui dengan predikat baru yang biasa di istilahkan teman – teman sebagai seorang pengangguran. Entah itu sebuah ejekan, yang jelas realitasnya akan mungkin seperti itu. Kata pengangguran bukanlah kata yang tabu bagi seorang alumni. Karena ia selalu menghantui seluruh manusia yang telah menginjakkan kakinya di kampus. Paling tidak aku harus berbangga dengan predikat baruku sebab aku tidak lagi bertemu dengan birokrasi kampus yang rumit, serta berkumpul dengan sebahagian teman – teman yang mengajariku untuk selalu berperang dengan tetangga fakultasku. Begitu pula aku juga harus berbangga karena beberapa cewek – cewek yang selalu menggodaku kini menjadi kenangan tersendiri.